Empat Mahasiswa STAISPA Raih Juara Olimpiade Kitab Kuning

Ahad (4/3), Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FORSIPP) Kabupaten Sleman telah menggelar Olimpiade Kitab Kuning. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang sudah masuk anggaran Pemerintah Kabupaten Sleman untuk dilaksanakan setiap tahunnya.

Pada tahun ini Sekolah Tinggi Agama Islam Sunan Pandanaran (STAISPA) berkesempatan untuk menjadi tuan rumah kegiatan tersebut. Adapun cabang kitab yang dilombakan berkaitan dengan khazanah studi Islam meliputi al-Qur’an dan Ilmu Tafsir al-Qur’an, Hadis dan Ilmu Hadis, Fiqih, Ilmu Kalam, Ilmu Lughah, Sejarah Islam, Tasawuf dan Akhlak.

Olimpiade dibuka oleh Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun. Dalam sambutannya, Ia menilai pondok pesantren memiliki andil besar dalam menanamkan pendidikan karakter kepada masyarakat di Kabupaten Sleman. Sri menambahkan bahwa pemerintah Kabupaten Sleman sengaja mengalokasikan anggaran untuk kegiatan ini  sebagai ungkapan terima kasih pemerintah daerah kepada pondok pesantren yang berada di sekitar wilayahnya.

Dari 155 santri yang turut serta dalam Olimpiade Kitab Kuning yang berasal dari 20 pondok pesantren yang ada di Kabupaten Sleman, empat mahasiswa STAISPA berhasil meraih juara. Mereka diantaranya:

  1. M. Fahrurrozi (prodi IT), juara 2 Putra cabang Fiqih marhalah Ulya
  2. Uktuvia Biki Riskiana (prodi IAT), juara 3 Putri cabang Fiqih marhalah Ulya
  3. Rizka Fauziah (prodi IAT), juara 3 Putri cabang Nahwu marhalah Ulya
  4. Ana Tri Fadhilah (prodi IT), juara 2 Putri cabang Nahwu marhalah Ulya

Turut hadir Dirjen Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama, Ainur Rofiq, yang menyambut baik Olimpiade Kitab Kuning yang digelar Pemkab Sleman. Ia mengapresiasi Pemkab Sleman yang memberi perhatian keberadaan Pondok Pesantren di Kabupaten Sleman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *